http://kimkarawang.id/

FK-KIM KARAWANG, Kota Makassar – Dalam rangka peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) dan sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang telah melakukan program pemberantasan buta aksara, dan masyarakat yang telah mengabdikan dirinya dalam penuntasan buta aksara.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), memberikan penghargaan Anugerah Aksara dan Pegiat Pendidikan Keaksaraan dalam kegiatan Festival Literasi Indonesia 2019 yang berlangsung di Swiss Bel Hotel Makassar, tanggal 5-8 September 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Heru Saleh, M.Pd., penggiat keaksaraan asal PKBM Assolahiyah Kabupaten Karawang, menjadi salah satu penerima penghargaan yang diberikan langsung oleh Direktur Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud, Dr. Abdul Kahar, M.Pd.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), memberikan penghargaan Anugerah Aksara dan Pegiat Pendidikan Keaksaraan dalam kegiatan Festival Literasi Indonesia 2019 yang berlangsung di Swiss Bel Hotel Makassar, tanggal 5-8 September 2019.

“Keberaksaraan penduduk merupakan hal sangat mendasar dalam hidup dan kehidupan. Dengan memiliki kemampuan keaksaraan dasar, yaitu membaca, menulis dan berhitung, serta berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia, diharapkan dapat memperluas akses pengetahuan dan informasi dalam berbagai bidang kehidupan sehingga akan lebih berdaya,” ungkap Heru.

Diketahui, Indonesia sebagai salah satu anggota UNESCO, memberikan perhatian yang sangat besar terhadap upaya penuntasan buta aksara. Data buta aksara tahun 2017 menunjukkan, penduduk buta aksara kelompok umur 15-59 tahun berjumlah 3.474.694 orang atau 2,068  persen (PDSP Kemdikbud, 2018).

Persentase angka tersebut terus menurun dari tahun ke tahun. Dimana penurunan persentase angka buta aksara tidak lepas dari peran berbagai pihak yang serius dan peduli terhadap pendidikan keaksaraan.(red/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *