http://kimkarawang.id/

FK-KIM KARAWANG, Kecamatan Karawang Barat – Target pendapatan asli daerah (PAD) yang terus meningkat setiap tahunnya, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), terus berinovasi untuk dapat mendongkrak pendapatan khususnya dari sektor pajak.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah dengan pemasangan tapping server, untuk memonitor sewa hunian kamar di sejumlah hotel mewah di Karawang. Bapenda menggandeng PT. FTF Globalindo sebagai konsultan IT dalam program tapping server di hotel-hotel bintang 4 tersebut.

Sebelumnya, Bapenda Karawang menerapkan tapping box yang merupakan dukungan dari Bank BJB. Namun, hal itu dirasa belum efektif sehingga alat tersebut tak lagi digunakan. “(Sekarang, red) kami bekerjasama dengan konsultan IT dari PT. FTF Globalindo, untuk memonitor sewa kamar hotel berbintang di Karawang,” kata Sahali, Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Daerah Lainnya Bapenda Karawang.

Dijelaskan, untuk program tapping server saat ini di antaranya sudah dipasang di Resinda Hotel, Novotel, Delonix, Mercure, Prome Bitz, Puri KIIC, Britz Hotel, Baliqa Hotel, Amaris dan Swiss Bell Inn. “Untuk restoran kami baru menempatkan tipping server ini di tiga tempat, yaitu resto Yosinoya, KFC dan Pizza Hut,” katanya.

Sementara itu, untuk memonitoring pandapatan pajak parkir, tapping server telah dipasang di empat tempat yaitu area parkir RS Lira Medika, RS Karya Husada, RS Mandaya dan RS Bayukarta. “Untuk tempat hiburan baru tiga tempat, yaitu di Resinda Park Mall, Ramayana dan CGV Galuh Mas,” katanya.

Sahali mengatakan, PAD tahun ini ditargetkan sebesar Rp 993,6 miliar dan hingga semester pertama ini baru teralisasi sebesar Rp 406,4 milyar atau 40,9 persen. “Kami akan terus memaksimalkan potensi pajak yang ada, agar memenuhi target PAD,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *