FK-KIM KARAWANG, Purwakarta – Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) mengadakan kegiatan Jumat Bersih atau yang lebih dikenal dengan Jumsih. Kegiatan ini dilakukan guna mendukung Program “Citarum Harum” yang telah digaungkan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah.

Kegiatan Jumsih ini dilakukan di area bantaran sungai yang berada di Kecamatan Sukatani, Desa Sukajaya. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan masyarakat setempat dan perangkat desa.


Rencananya kegiatan Jumsih ini akan dilaksanakan setiap seminggu sekali, dengan sasaran dari kegiatan ini agar kondisi sungai bisa lebih bersih dan warga menjadi lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di areal sungai.

Selain itu, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsika Desa Sukajaya akan membuat tanda berupa plang tentang himbauan dan ajakan kepada masyarakat, agar tidak kembali membuang sampah di sungai. Sehingga kondisi sungai bisa kembali seperti dulu dengan kuliatas airnya bersih, dan nantinya bisa dimanfaatkan untuk keperluan warga.


Kegiatan Jumsih ini juga mendapatkan respons yang baik dari Kepala Desa Sukajaya, Azad Sudrajat. Ia hadir secara langsung dan ikut memantau kegiatan Jumsih tersebut, karena dinilai kegiatan ini sangat positif sehingga warga menjadi sadar dalam melastarikan kondisi lingkungan sungai.

“Saya rasa hal ini sangat positif dan harapannya bisa memberikan kesadaran bagi warga sekitar, untuk tidak kembali membuang sampah sembarangan khususnya di bantaran sungai citarum. Saya juga mengucapkan terimakasih banyak kepada rekan-rekan mahasiswa yang mau terjun lansung membersihkan sungai menjadi tauladan bagi masyarakat desa saya,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga mendapat tanggapan dari salah satu mahasiswa yang terlibat, Sepri A. Sitopu. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan sebagaimana telah terprogram sebagai bagian dari tematik KKN UNSIKA 2019, yakni Citarum Harum dan bagian dari bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyrakat.

“Tentunya saya rasa mengenai Citarum Harum ini memang sudah mendapatkan payung hukumnya oleh pemerintah lewat Perpres dan Pergub. Jadi hal Ini memang harus mendapat dukungan bersama, khususnya Kami mahasiswa yang merupakan agent of chage dan amanat dari Tri Darma perguruan tinggi, yakni pengabdian,” katanya.

“Pastinya hal ini membuktikan kontribusi kami sebagai kaum intelektual untuk kelestarian sungai Citarum mendatang,” tutup Sepri.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *